Sabtu, 31 Januari 2015

Mukaddimah Proposal



Duhai ALLAH
Inilah Proposal Cintaku


Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahirabbil’alamin
Kumulai proposal ini atas nama Allah yang telah memberikan kehidupan pada jiwa dan memberikan pertolongan kepada hati – hati setiap hambanya.
Pengetahuan dan kebijaksanaan-Nya mutlak : Ia melihat dan mendengar segala-galanya, bahkan doa makhluk-makhluk yang tak dapat berbicaya.
Dialah yang membagi dunia menjadi terang dan gelap. Dialah yang membagikan waktu pada setiap makhluk dibumi ini, dari burung – burung di udara hingga ikan – ikan di kedalaman laut.
Ia telah membuat langit berkilauan dengan bintang-bintang dan memenuhi bumi dengan manusia dengan ras serta warna kulit yang berbeda-beda. Ia telah memberikan jiwa kepada setiap pria dan wanita, dan Ia telah menyalakan jiwa itu dengan obor yang diberi nama akal dan pikiran, sehingga setiap manusia di Ciptakan-Nya bisa mendapatkan penyelamatan. Dan Engkaulah satu-satunya yang mendengar doa mereka-mereka yang membutuhkan-Mu.

RAHASIA DI BALIK LAHIRNYA NAHDLATUL ULAMA (NU)

Teks Translit Pidato KH. As'ad Syamsul Arifin

(KH As’ad Syamsul Arifin adalah pelaku sejarah berdirinya NU, beliaulah yang menjadi media penghubung dari KH. Kholil Bangkalan yang memberi isyarat agar KH. Hasyim Asyari mendirikan Jam’iyah Ulama yang akhirnya bernama Nahdlatul Ulama. Pidato ini awalnya berbahasa Madura dan berikut adalah translit selengkapnya).

Assalamu’alaikum Wr. Wb. yang akan saya sampaikan pada Anda tidak bersifat nasehat atau pengarahan, tapi saya mau bercerita kepada Anda semua. ANDA suka mendengarkan cerita? (Hadirin menjawab: Ya).

Kalau suka saya mau bercerita. Begini saudara-saudara. Tentunya yang hadir ini kebanyakan warga NU, ya? Ya? (Hadirin menjawab: Ya).

Kalau ada selain warga NU tidak apa-apa ikut mendengarkan. Cuma yang saya sampaikan ini tentang NU, Nahdlatul Ulama. Karena saya ini orang NU, tidak boleh berubah-ubah, sudah NU. Jadi saya mau bercerita kepada anda mengapa ada NU?

Kamis, 22 Januari 2015

KALBU RINDU


Tak bisa aku bayangkan indah pesona wajah Cinta
Jiwa dan raga hanya mampu berserah,
Kepada Dzat Maha Cinta yang Teduh
KepadaNya, aku sandarkan rindu yang rapuh

Jika takut mengakui Rindu melukai kalbu
Simpan saja dalam hati, biar Cinta terbenam sepi
Yang selamat dari deru menghujam rindu adalah
Dia yang pada mulanya sekarat menghadang ragu

Rabu, 14 Januari 2015

TUHAN TAK PERNAH MENCIPTAKAN PRODUK GAGAL



Tuhan tidak pernah menciptakan produk gagal - Comic 8
Jika kita adalah anak muda yang memimpikan keberhasilan di usia 30 nanti, kita harus memiliki prinsip bahwa keberhasilan yang sejati merupakan akumulasi dari kegagalan. Semboyan ini tentu bukan hanya menjadi kalimat penghibur tapi dapat menjadi ‘vitamin’ yang terbukti ampuh memunculkan semangat kita kembali kala kegagalan datang menghantam. Doa disertai Usaha keras dan kerendahan hati menyerahkan segalanya pada Tuhan merupakan formulasi yang akan mengantarkan kita pada keberhasilan. Karena tak ada orang yang dilahirkan ke dunia untuk gagal. Tuhan tak sebegitu jahatnya menciptakan kita hanya untuk menanggung kegagalan.

Senin, 05 Januari 2015

KEMARIN ITU...




 Hari itu memang mendung, tapi matamu mendahuluinya. Bukan bukannya aku tak mau. Hanya saja sadar, bahwa belum pantas aku menawarkan pundakku untuk sedikit mengurangi beban yang ada dikepalamu. Biarlah pundakku menjelma menjadi beberapa kalimat penenang untukmu, walau banyak yang tidak bisa membantu.
Badai dalam dada mulai mengeluarkan petir yang sedikit demi sedikit mengeluarkan air hujannya lewat kedua matamu. Aku melihatnya, sekilas. Setelah itu engkau melesatkan wajah ke arah lain. Selalu saja, engkau berusaha menyembunyikan perasaan yang selalu menjadi sebab badai dihatimu itu. Tak ingin seorang pun tahu. Rapat rapat engkau simpan. Tapi itu percuma, sebagai lelaki aku faham betul akan keadaan seperti itu. Aku juga punya ibu yang sering melakukan hal yang sama.
Suasana sejenak hening. Hanya suara gemericik air yang di dorong oleh angin berciuman dengan batu tanggul. Dingin semilir angin sepertinya berhasil menenangkan hatimu. Kulihat engkau kembali menorehkan senyum ke arahku meski air di matamu belum sempurna kau hilangkan.
~oo~