Jumat, 19 Agustus 2016

Sudah Saatnya...



Sudah saatnya untuk membisu. Menundukkan kepala. Terbisu. Terdiam. Lalu merenung. Memang tak mungkin dapat menyepak segala duka yang ada, namun hanya ini yang bisa aku lakukan sekarang.
Terbisu ialah saat kebaikan hati seseorang membuatku semakin jatuh cinta. Meski jauh di mata. Terbentang barat – utara.
Hatiku pun gigil.

Kamis, 18 Agustus 2016

Akhirnya Tiba Giliranku ....




Dulu, sangat mudah bagiku untuk ber-kata, bahkan sambil menyentuh dan mengelus penuh simpatik pundak orang, “Tabahkan hati-mu, ya. Semua dari kita akan merasakan kehilangan orang yang kita cintai. Anggap saja dia bukan jodohmu. Kau pasti akan dapat yang lebih baik. Tegar, ya. Life must go on..”

Kuingat benar, terakhir kali kubisikkan kata-kata sejuk itu kepada teman sebayaku kala ditinggal oleh kekasihnya yang sudah 2 tahun menjalani hubungan percintaan. Dia tampak sangat begitu kalut. Guncang. Rapuh. Sambil menepuk pundaknya kubisikkan kalimat teduh itu. Ia menggangguk. Tampak keteduhan meng-gelayuti wajah sayunya. Entah apa gerangan kecamuk di dadanya, kala itu.

And now, akulah yang menerima tempias kata-kata bijak kesejukan itu!

Aku benci perasaan sesungguhnya yang menggemuruh dalam dadaku!

Aku benci mengalami ini!

Aku benci akhirnya tiba diliranku. Pundakku yang dielus dan dibisikkan kata-kata teduh itu.

Mau tahu rasanya, kawan?

Rabu, 10 Agustus 2016

Saran Dokter



Sering kita dengan kalimat dari dunia kedokteran yang berbunyi, “lebih baik mencegah daripada mengobati”. Karena memang bukan tanpa alasan para dokter memberikan pernyataan seperti itu walaupun dengan resiko mereka tidak akan payu lagi. Karena tentu bila semua orang bisa mencegah datangnya penyakit, tidak ada orang yang sakit lagi.
Untung saja tidak semua orang nggugu dengan wejangan dokter itu. Masih banyak yang masa bodoh dengan kesehatan. Masa bodoh dengan pola hidup sehat. Kayak saya. Itulah adilnya Tuhan orang sakit juga diperlukan untuk menjaga stabilitas perputaran dunia ini. Jadi yang ditakdirkan sakit sabar.
Tapi kali ini tidak mau membahas hal itu. Itu biar kalangan kedokteran dan yang peduli masalah itu. Selamat bertugas dok.