Pernah tidak sih kalian merasa tenang-tenang saja seolah tidak pernah
terjadi apa-apa, padahal baru saja kalian tidak memenuhi janji yang telah kalian
lontarkan pada orang lain karena sesuatu hal. Yang ndilalah orang yang kalian lontari janji itu tak pernah menanyakannya
atau pun mengungkit-ungkitnya?
Bukankah lebih bijaknya, ya, minimal memberikan klarifikasi sebelum tet waktu pas janji itu mestinya kita
ada atau datang. Atau, secuil klarifikasi sesudah waktu tet janji itu terlewat.
Kita tidak pernah tahu pasti apa yang menyebabkan orang yang kita lontari
janji itu tidak pernah menanyakan atau mengungkit-ungkitnya. Tapi, mbok ya ada rasa perkewuh sedikitlah. Grundel
kenapa janji itu tidak terpenuhi itu pasti lho. Lha wong terlambat sedikit saja kita disuruh lari keliling lapangan
oleh guru kita waktu sekolah. Heuheu.

















