Hari ini, Selasa 7 Oktober 2014 tepat pukul 23.44 WIB, sepulang dari Futsal brsama kawan-kawan aku menyempatkan diri untuk ke warnet tempat kawanku bekerja, untuk menorehkan isi Cerita Malam beberapa hari lalu yang belum sempat aku tuliskan dalam blog ini, sebenarnya masih banyak Cerita malam yang berserakan di buku catatanku. Mungkin waktu waktu yang akan datang, InSyaa Allah.
Disebuah malam tanggal 2 Oktober 2014, tepat jam 23.05 setelah mendengarkan kajian Al Hikam dari Radio tua coklat peninggalan Alm. Kakek aku mulai menuliskan cerita ini. Cerita dari sebuah pemikiran dari insan faqir ilmu. Sembari meracik kopi dalam sebuah cangkir bergambar kodok, satu persatu bahan penikmat minuman geli pahit itu aku satukan. Gula, yah gula butiran kecil kecil putih yang sanggup memaniskan hitam kelam kopi dalam seduhan air panas. Yang sanggup memaniskan jenis makanan atau minuman apapun sesuai selera.














